0 item in the bag

No products in the cart.

Diskon khusus untuk setiap pembelian dalam jumlah banyak!

Jenis Kain Kaos

JENIS KAIN KAOS – Jenis kain kaos memiliki karakteristik bahan yang beraneka ragam. Jenis aplikasi seperti sablon dan model baju, biasanya menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan jenis kain kaos tersebut. Agar memperoleh bahan yang bagus, maka jenis kain kaos harus disesuaikan dengan model, fungsi dan aplikasi yang akan digunakan. Juga biasanya masalah harga menjadi salah satu penentu dalam memilih jenis kain kaos.

Jenis kain kaos yang banyak digunakan untuk distro adalah Cotton Combed dikarenakan memiliki tekstur lembut dan halus serta mudah diterapkan sablon. Berbeda halnya untuk jenis kain kaos dengan bahan Cotton Carded atau Spandek yang sering digunakan untuk kampanye partai politik, karena harganya yang relatif murah. Nah dari kedua hal tersebut maka dapat kita simpulkan, bahwa jenis kain kaos biasanya dipilih berdasarkan model, fungsi, kualitas dan harga.

Pengertian kaos adalah jenis pakaian yang termasuk baju atasan, memiliki ciri menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, sampai ke perut, berleher bundar, tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku dan biasanya berlengan pendek.

 

Jenis Kain Kaos

Seiring dengan berkembangnya model kaos seperti crew neck (crew neck t-shirt), v-neck, turtleneck, ringer, raglan dan henley, maka semakin bertambah pula pilihan untuk jenis kain kaos tersebut. Dengan memiliki pengetahuan tentang jenis kain kaos, maka kita akan lebih mudah untuk menentukan bahan yang akan digunakan untuk membuat Kaos.
Untuk itu mari kita simak jenis jenis kain kaos yang umum digunakan beserta karakteristik bahannya.

 

Jenis Kain Katun Combed (Cotton Combed)

Kain Katun Combed adalah bahan yang diperoleh dari serat kapas, dimana serat tersebut memiliki karakteristik benang yang lebih halus (soft), tidak berbulu, hasil rajutannya lebih bagus dan terlihat lebih rata. Hal ini dikarenakan Jenis bahan kain Katun Combed ini disusun dari benang kapas dimana pada saat pemintalannya (spinning) menggunakan mesin combing yang berfungsi untuk membuang serat-serat pendek dari kapas yang tidak optimal pada mesin carding, serta telah melalui proses washing sehingga hasil kainnya lembut dan halus.

Kain Katun Combed merupakan bahan yang banyak digunakan untuk pembuatan kaos Distro dan Clothing ternama. Biasa digunakan oleh produsen kaos internasional maupun lokal.

Sifat dari Kain Katun Combed

· Serat benang halus,

· Hasil rajutan dan tekstur kainnya rata tidak berbulu,

· Kainnya lembut halus sehingga nyaman untuk digunakan,

· Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas,

· Tidak mudah kusut,

· Tidak mudah luntur,

· Mudah untuk proses sablon.

 

Jenis Kain Katun Carded (Cotton Carded)

Kain Katun Carded adalah bahan yang disusun dari benang-benang berbulu dan masih banyak mengandung serat-serat kapas yang pendek dan belum melalui proses washing, sehingga hasil rajutan dan penampilan bahannya cenderung tidak halus dan tidak rata.
Jenis bahan kain Katun Carded ini kualitasnya dibawah Katun Combed biasa disebut juga semi combed.

Sifat dari Kain Katun Carded

· Serat benang kurang halus (kasar dan kaku) dibandingkan katun combed,

· Hasil rajutan dan tekstur bahannya kurang rata dibandingkan katun combed,

· Menyerap keringat sehingga terasa sejuk / tidak panas,

· Tidak mudah kusut,

· Tidak mudah luntur,

· Mudah untuk proses sablon.

Jenis bahan kain katun combed dan carded menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah terdiri dari serat kapas.

 

Jenis Benang Kain Katun Combed dan Carded

Bila kita mendengar Kain Katun Combed atau Carded memiliki akhiran 20S, 24S, 30S dan 40S, maka hal itu adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi dari bahan kain katun tersebut.

Berikut sedikit penjelasannya :

1. Benang 20S

Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

2. Benang 24S

Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

3. Benang 30S

Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

4. Benang 40S

Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

 

Jenis Kain TC (Teteron Cotton)

Jenis Kain TC adalah bahan dengan campuran dari 35% Katun Combed dan 65% Polyester (Teteron). Bila dibandingkan dengan bahan Katun, maka bahan TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan terasa agak panas di badan. Kelebihan dari bahan TC adalah lebih tahan dari penyusutan kain (melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali, hal ini dikarenakan adanya bahan polyester yang terkandung didalamnya.

 

Jenis Kain Hyget (Spandek)

Kain Hyget adalah bahan yang bersifat elastis namun lebih berat dari spandex biasa dimana lapisan luarnya terlihat mengkilap. Jenis Kain Hyget tidak mudah untuk menyerap keringat. Bahan Kain Hyget terbuat dari plastik,namun lebih tipis dan termasuk dalam kategori Bahan Spandek. Kain Hyget banyak digunakan sebagai bahan pembuatan kaos kampanye partai politik dikarenakan harganya yang sangat murah. Selain itu Kain Hyget bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat jersey (baju bola) dari jenis Super Hyget yang memiliki kualitas lebih baik daripada Bahan Hyget biasa.

 

Jenis Kain PE (Polyester)

Kain PE atau Polyester adalah bahan yang terbuat dari serat sintetis dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan untuk produk plastik berupa biji plastik. Dikarenakan dari sifat bahan dasar yang terbuat dari butiran plastik tersebut, maka Jenis Kain PE tidak bisa menyerap keringat dan panas bila dipakai.

Karakteristik Kain PE yaitu:

• Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini;
• Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam;
• Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.

Jenis Kain Kaos yang disebutkan di atas merupakan bahan yang pada umumnya sering digunakan untuk pembuatan Kaos. Namun ada juga beberapa jenis kain kaos lain yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kaos. Berikut kita ulas sedikit beberapa jenis kain kaos tersebut.

 

Jenis Kain Cotton Slub

Kain Cotton Slub adalah bahan katun lembut yang permukaannya memiliki tekstur yang tidak merata. Jenis Kain Cotton Slub ini pada saat proses tenunnya, bahan katun atau kapasnya dipelintir sehingga menimbulkan benjolan-benjolan kecil di permukaannya.

 

Jenis Kain Cotton Tri-Blend

Kain Cotton Tri-Blend adalah bahan yang memiliki sifat tidak mudah kusam, halus, lembut dan lentur. Bahan Kain Cotton Tri-Blend diperoleh dari penggabungan 3 serat bahan yaitu polyester, katun dan rayon. Jenis Kain Cotton Tri-Blend memiliki komposisi 50% polyester, 25% katun dan 25% rayon.

 

Jenis Kain Cotton Bamboo (Katun Bambu)

Kain Cotton Bamboo adalah bahan yang memiliki tekstur halus dan soft. Jenis Kain Cotton Bamboo memiliki daya tahan yang baik terhadap penyusutan serta memiliki hasil rajutan dan permukaan yang terlihat lebih rata.

 

Jenis Kain Cotton Supima

Kain Cotton Supima adalah bahan yang terbuat dari benang cotton superior yang berasal dari Kapas Pima. Jenis Kain Cotton Supima ini bahannya diperoleh dari perkebunan kapas di Amerika Serikat (Pima), sehingga dinamakan Supima (Superior Pima). Kapas Pima ini juga dianggap sebagai kapas terbaik di dunia.

 


 

Tags: ,

Pin It on Pinterest

Shares
Share This