0 item in the bag

No products in the cart.

Diskon khusus untuk setiap pembelian dalam jumlah banyak!

Sejarah Kaos Printing

SEJARAH KAOS PRINTING – Seiring perkembangan, industri kaos makin menemukan inovasi-inovasi terbaru, agar produk kaos yang ada menjadi semakin lebih baik. Pada kali ini, kita akan membahas mengenai sejarah kaos printing. Perlu kita ketahui bersama, sejarah kaos printing sendiri diawali ketika digunakan pada tahun 1942 oleh Air Corps Gunnery School yang muncul di sampul majalah Life.

Selanjutnya, pada tahun 1960, mendapatkan popularitas sebagai bentuk ekspresi diri dan juga untuk kegiatan iklan, protes dan souvenir.

Saat ini dapat diamati sejarah kaos terkenal dan dikenang yang diproduksi pada 1970-an telah menjadi bagian dalam budaya pop. Contohnya adalah termasuk kaos “happy face“, kaos “tounge and lips” logo Rolling Stones dan kaos dengan ikon “I ♥ NY” yang di desain oleh Milton Glaser. Pada pertengahan tahun 1980-an, kaos putih menjadi modis setelah aktor Don Johnson memakainya dengan setelan Armani di Film Miami Vice.

Pertumbuhan online shopping pada awal pertengahan Tahun 2000-an, menyebabkan perkembangan dari ide dan tren baru kaos. Sementara banyak produsen kaos telah menyertakan pakaian tersebut dalam persediaan mereka, akan tetapi kebanyakan dari kaos tersebut dipelopori oleh usaha start-up online. Inovasi tersebut seperti flip-up T-shirt, yang pemakainya bisa mengangkat dan meletakkannya di atas kepala mereka untuk menampilkan interior print dan semua print kaos.

Seiring perkembangan dunia fashion, maka bermunculanlah kaos yang lebih berwarna. Sekarang ini dapat kita temui berbagai jenis model kaos, seperti kaos v-neck, u-neck, turtleneck, raglan, henley dan lainnya dengan desain dan bahan yang beragam. Umumnya model baju kaos diberi hiasan tambahan berupa gambar atau tulisan menggunakan sablon maupun bordir meskipun jarang.

Nah, teknologi lain yang datang kemudian adalah inovasi kaos printing.

Salah satu contoh awal dari kaos dengan logo atau hiasan dapat ditemukan pada Tahun 1939 di Film The Wizard of Oz. Tiga orang menghadiri acara Scarecrow di Wash & Brushup Company di Emerald City yang terlihat mengenakan Kaos berwarna hijau dengan print di depan baju yang bertuliskan kata “Oz“.

Desainer poster seni psychedelic, Warren Dayton adalah pioneer beberapa karya seni print besar dan berwarna yang berbau politik, protes dan pop-culture pada kaos. Menampilkan gambar Cesar Chavez, kartun berbau politik dan ikon budaya lainnya dalam sebuah artikel di majalah Los Angeles Times pada akhir Tahun 1969. Ironisnya perusahaan pakaian dengan cepat membatalkan eksperimen tersebut dikarenakan takut tidak laku di pasaran.

Sejarah kaos printing dalam dunia industri dimulai ketika para penggiat bisnis menyadari bahwa T-shirt dapat menjadi media promosi yang amat efektif serta efesien. Segala persyaratan sebagai media promosi yang baik terdapat pada kaos, seperti fungsional, mobile, dapat dijadikan suvenir dengan harga terjangkau.

Pada awal Tahun 1950-an, beberapa perusahaan yang berbasis di Miami, Florida, mulai menghiasi Kaos dengan beberapa nama resor dan berbagai karakter. Perusahaan yang pertama kali memproduksinya adalah Tropix Togs, di bawah pendiri Sam Kantor, di Miami. Mereka adalah pemegang lisensi asli untuk karakter Walt Disney pada tahun 1976, termasuk Mickey Mouse dan Davy Crockett.

Kemudian, perusahaan lain memperluas bisnisnya ke bidang t-shirt printing, termasuk Sherry Manufacturing Company, yang juga berbasis di Miami. Perusahaan ini dimulai pada tahun 1948 oleh pendiri dan pemiliknya, Quinton Sandler sebagai bisnis syal screen print yang berkembang menjadi salah satu resor screen printed terbesar dan perusahaan pakaian berlisensi di Amerika Serikat.

Pada akhir 1960-an, Richard Ellman, Robert Pohon, Bill Kelly dan Stanley Mouse mendirikan Monster Company di Mill Valley, California, untuk memproduksi khusus desain seni rupa untuk kaos. Kaos yang diproduksi Monster Company sering menampilkan lambang dan motif yang terkait dengan Grateful Dead dan budaya ganja. Selain itu, salah satu simbol paling populer yang muncul dari kekacauan politik pada Tahun 1960-an adalah kaos bergambar wajah Che Guevara seorang revolusioner berpaham Marxisme.

Tags: ,

Pin It on Pinterest

Shares
Share This