cara jualan kaos online

Cara Jualan Kaos Online: Pria Ini Menghasilkan Rp2,3 Miliar dari Kaos!

Cara Jualan Kaos Online – Sejujurnya, sejak kecil saya selalu tertarik dengan kaos. Kaos keren yang saya lihat pertama kali adalah sebuah kaos yang dibeli oleh kakak saya, Fahriza Robert Edgar, yang merupakan juga founder dari Casofa Clothing ini, yaitu kaos bertuliskan Ugly Kid Joe dengan ilustrasi yang keren, yakni seorang anak memegang piloks dan kualitas sablon yang maksimal.

Dan kakak saya itu, akhirnya mewujudkan impiannya menjadi seorang pengusaha kaos dengan merek Casofa Clothing. Sudah berjalan sepuluh tahun lebih, dan pengalamannya dalam dunia kaos memang tak diragukan lagi.

Saya, bertanggung jawab dalam digital marketing, sebuah area yang memang saya kuasai. Dan senang rasanya menjadi bagian dari perjalanan bagaimana Casofa Clothing akhirnya mampu menjadi sebuah usaha yang terus berkembang ke arah yang positif.

Baiklah, kita lansung saja ya ke konten dari sebuah alasan mendasar mengapa kamu akhirnya mengklik judul artikel ini. Judul itu bukan judul jebakan, namun merupakan sebuah kisah nyata. Saya perlu menghadirkan artikel ini, karena saya melihat banyak anak muda yang ingin sukses dalam dunia usaha kaos, namun tidak tahu caranya. Terlebih lagi, usaha jualan kaos online. Makanya, sangat perlu untuk mengetahui cara jualan kaos online.

Ini adalah sebuah kisah tentang Benny Hsu, seorang pria yang berhasil memperoleh laba sebanyak Rp2,3 miliar hanya dari jualan kaos online. Bagaimana dia melakukannya? Alias, bagaimana dia bisa sukses lewat cara jualan kaos online?

Konten berikut ini saya terjemahkan secara bebas agar lebih mudah dipahami oleh kita orang Indonesia, dari artikel yang dia tulis di sini. Baca pelan-pelan, dan pahami bagaimana dia berhasil mendapatkan duit segede itu dari jualan kaos online, ya. Semoga artikel tentang cara jualan kaos online bermanfaat buat sobat. Karena saya yakin, sangat banyak orang yang mencari tahu cara jualan kaos online.

 


 

Belum lama ini, saya tidak tahu apa-apa tentang cara menjalankan iklan di Facebook untuk menjual sebuah produk.

Hingga pada suatu hari di bulan Maret, saya menemukan seseorang yang menjual kursus tentang bagaimana menghasilkan uang dengan menjual kaos secara online. Dia mengatakan betapa mudahnya itu. Dia mengatakan bahwa dia mendapatkan lebih dari 1,3 miliar rupiah dalam sebulan. Dia membuatnya tampak begitu mudah untuk dilakukan.

Tentu saja saya tergiur.

Mataku membesar dan aku segera memimpikan apa saja yang bisa kulakukan dengan banyak uang, hasil dari menjual kaos dari desainku sendiri.

Menjual kaos sudah ada di pikiranku selama bertahun-tahun. Akan tetapi, saya tidak pernah menyangka bahwa dengan menjual kaos secara online saya bisa menjadi seorang miliarder.

Tanpa ragu, akhirnya saya membeli kursus itu. Dan benarlah, setelah selesai kursus, saya segera mendesain kaos pertama saya dan mengunggahnya untuk dijual. Saya membuat desainnya sendiri dengan keterampilan dasar Photoshop. Saya membuat iklan dan mulai menjalankan kampanye iklan Facebook. Saya belajar mengujinya dengan anggaran iklan Rp100.000 per hari. Jika tidak ada yang membeli kaos di iklan tersebut, maka saya hentikan iklannya.

Itu adalah cara untuk menguji desain dan pembeli.

Dan memang itulah yang terjadi. Desain pertama tidak ada yang membeli. Saya menghentikannya iklan di FB ads.

Meski begitu, saya tertarik dengan hal ini. Saya menyukai prosesnya. Saya bergabung dengan beberapa kelompok Facebook untuk berbicara dan belajar dari pengalaman orang lain yang berjualan kaos secara online. Beberapa baru saja mulai, ada yang sukses, dan ada juga yang masih berjuang.

Langkah selanjutnya, saya membuat hingga sekitar 20 desain untuk dikampanyekan, dan semuanya gagal. Padahal saya berpikir bahwa orang-orang akan menyukai desain kaos yang saya buat. Saya menghabiskan Rp100.000 iklan di FB ads untuk setiap kampanye desain yang saya jalankan. Walaupun, yah, pada dasarnya, saya tidak gagal-gagal amat. Di antara semua itu, ada yang terjual tiga helai kaos. Lumayan. Saya pikir saya memiliki desain yang menakjubkan dan menargetkan audiens yang tepat. Tapi saya keliru. Saya kehilangan uang pada kampanye itu karena setiap hari saya menghabiskan Rp100.000 dan menjalankannya selama tujuh hari dengan harapan setidaknya sepuluh pesanan terjadi.

Alasan saya membutuhkan sepuluh pesanan adalah karena website yang saya gunakan untuk mencetak dan mengirimkan kaos ini adalah Teespring.com. Mereka memudahkan setiap orang untuk menjual kaos. Unggah saja desainnya, tetapkan harga Anda, dan jika setidaknya 10 kaos dipesan, maka kaosnya akan tercetak dan dikirim. Kita tinggal duduk manis, menerima uang masuk. Sisanya biarkan mereka yang mengurus.

Jika tidak mencapai setidaknya sepuluh, tidak ada yang akan dikenai biaya dan tidak ada kaos yang akan dicetak. Jadi, tidak ada biaya di muka dan tidak perlu menyimpan persediaan apa pun. Sebuah model bisnis yang simpel, bukan?

Akan tetapi, pelaksanaannya tidak semudah yang saya duga. Saya tidak bisa hanya membuat kaos dan mengiklankannya. Dua puluh satu kegagalan membuktikan hal itu. Saya mencoba menjual kaos untuk pecinta anjing, pecinta kopi, pecinta saus panas, pengacara dan banyak lagi. Semuanya gagal.

Akan mudah bagi kita untuk berhenti setelah mengalami banyak kegagalan.

Akan tetapi saya memilih untuk tidak berhenti.

Akhirnya, pada kampanye ke-22 saya mendapat desain yang unggul. Itu sangat sederhana. Itu hanya pesan lucu yang saya temukan di Instagram dan ditargetkan pada perawat anak-anak. Butuh waktu kurang dari lima menit untuk membuatnya di Photoshop. Begitu saya menjalankan iklan, saya sudah mendapatkan penjualan bahkan sebelum menghabiskan Rp100.000 saya untuk diiklankan di FB Ads.

Setelah kampanye berakhir tujuh hari kemudian, saya sudah menjual 17 kaos. Saya menghabiskan Rp2.000.000-an pada iklan dan memperoleh keuntungan Rp500.000. Itu bukan keuntungan besar, tapi ini adalah kampanye yang sukses pada akhirnya. Butuh beberapa kegagalan lagi sebelum saya memiliki desain lain yang sukses, yakni terjual hingga 32 kaos.

Inilah kaos itu. Seperti yang bisa Anda lihat, saya menargetkan tukang jagal.

Melihat kesuksesan itu membuat saya semakin terobsesi dengan hal ini. Saya tidur larut untuk meneliti gagasan dan mengerjakan kampanye baru. Saya belajar melalui trial and error. Saya membawa buku catatan sepanjang hari dan menuliskan ide kaos yang terlintas di buku itu. Hal pertama yang saya lakukan di pagi hari adalah saya akan memeriksa bagaimana penjualan semalam. Hal terakhir yang saya lakukan sebelum tidur menyiapkan desain baru untuk mulai berjualan di pagi hari.

Setelah sebulan penuh pertama dan mendapatkan uang Rp15.000.000 dari Teesrping, tapi membayar hampir sebanyak itu di iklan Facebook. Beberapa orang mungkin berkecil hati, tapi saya senang saya bangkrut.

Di bulan Mei, saya terus bekerja keras. Saya agak terobsesi dengan itu. Saya penasaran setengah mati. Semua waktu luang saya dihabiskan untuk ini. Saya berusaha menemukan audiens yang tepat dan menjualnya dengan desain yang tepat. Saya memiliki lebih banyak kampanye yang gagal daripada yang menang. Tapi begitu menemukan kampanye yang menang, penjualannya sangat besar.

Bulan Mei akhirnya menguntungkan. Saya menjual desain yang diinginkan pelanggan. Semua perjuangan yang saya hadapi sebelumnya akhirnya berbalik. Semua kerja keras yang saya lakukan sekarang mulai menunjukkan hasil yang sangat besar.

Bulan Mei adalah titik kritis saya. Sejak itu saya sudah menguntungkan setiap bulannya.

Tahun ini adalah tahun terbaik saya dalam bisnis online. Lebih baik dari tahun apa pun yang saya dapatkan dengan aplikasi iOS (saya membuat aplikasi iOS dan mendapatkan keuntungan dari sana).

Seberapa baik hal itu dilakukan? Sampai tanggal 1 September, saya telah menghasilkan Rp2,3 miliar dari Teespring. Itulah keuntungan yang saya hasilkan dari penjualan desain saya.

Namun, saya punya biaya iklan. Tanpa mengeluarkan uang untuk iklan, tidak ada yang tahu tentang kaos saya. Saya telah menghabiskan Rp650 juta hanya untuk iklan Facebook. Itu bukan salah ketik. Sulit bagi saya untuk percaya karena itu adalah jumlah uang yang sangat banyak.

Akan tetapi, walau menghabiskan promosi sebesar itu, namun keuntungan saya berkali-kali lipat. Itu adalah pertama kalinya saya memiliki uang miliaran hasil bisnis online dalam setahun. Itu bahkan lebih baik dari bisnis aplikasi iOS saya, percaya atau tidak.

Hidup berubah untuk saya? Banget! Bagaimana tidak. Saya mendapatkan uang milairan hanya dalam waktu lima bulan!

Angka-angka itu mengejutkan saya. Saya kagum dengan hasil yang saya dapatkan. Saya bangga karena jumlah yang saya dapatkan berhubungan langsung dengan jumlah pekerjaan yang saya lakukan.

Tiga tahun yang lalu, jika seseorang mengatakan kepada saya bahwa saya akan mendapatkan uang sebesar ini dari menjual kaos, maka bisa saya katakan bahwa itu adalah mimpi di siang bolong.

Tidak semua orang yang menjual kaos online menghasilkan uang sebanyak ini. Ada banyak orang yang masih berjuang. Saya tidak ingin membuatnya tampak seperti ini sangat mudah. Itulah mengapa saya bersyukur atas hasil yang saya dapatkan.

Sebenarnya, saya sudah berhenti mengembangkan aplikasi iOS tahun ini. Akankah saya kembali ke sana? Saya tidak tahu karena sekarang ini berjualan kaos di Teespring berjalan baik untuk saya dan saya sangat menikmatinya.

Saya memulai sebagai seorang pemula dengan mimpi menghasilkan uang dengan menjual kaos. Itu bukan jalan yang mudah, tapi saya senang saya terjebak dengan itu.

Saya beruntung telah menemukan kesuksesan melakukan hal ini. Saya mengenal orang-orang yang bekerja penuh waktu untuk berjualan di Teespring saja. Beberapa dari mereka melakukannya sebagai sampingan menghasilkan ribuan penjualan. Lalu, ada juga orang yang menghasilkan lebih banyak uang daripada saya.

Anda tidak perlu menjual kaos. Banyak orang menghasilkan uang karena internet. Mereka mungkin menjual buku, kerajinan tangan, layanan profesional, pertunjukan konsultasi, dll.

 

Cara Jualan Kaos Online: Jangan Gunakan Alasan “Saya Tidak Tahu Bagaimana Memulai”

Ini adalah salah satu alasan terburuk. Mulai adalah bagian termudah yang saya pikirkan, tapi begitu banyak orang menggunakan alasan ini. Saya bisa dengan mudah berpikir sendiri “Saya tidak tahu bagaimana memulai.” Ini bisa terasa luar biasa tidak tahu apa-apa, tapi ingin tahu semuanya.

Saya mendapatkan begitu banyak email dari orang-orang yang mengatakan, “Saya tidak tahu bagaimana cara memulai.” Itulah cara untuk mengatakan, “Saya ingin ______, tapi saya terlalu malas dan takut untuk mencari tahu bagaimana caranya.”

Saya akan memberitahu Anda bagaimana saya tahu mereka malas. Ada situs web yang disebut GOOGLE. Sangat membantu untuk belajar apa pun.

Ketika saya mulai, saya tidak pernah berpikir begitu. Sebagai gantinya, saya berpikir “Apa yang saya butuhkan untuk mencari tahu hal PERTAMA untuk memulai.”

Anda akan tertawa jika melihat beberapa kaos yang saya coba jual. Desainnya memang tidak layak untuk dibeli. Bahkan aku pun malu. Mereka bukan kegagalan. Mereka adalah pengalaman belajar.

Saya sudah memiliki desain yang menurut saya akan menjadi pemenang, tapi ternyata tidak ada yang menginginkannya. Itu sulit dilakukan, tapi saya harus terus maju.

Saya tidak akan memiliki kesuksesan jika saya tidak memiliki beberapa kegagalan. Kesalahan mengajari saya sesuatu setiap saat.

Ketika saya mulai, saya tidak mencoba untuk menjadi sempurna. Kampanye iklan pertamaku adalah tidak berguna. Begitu juga 20 berikutnya. Terlalu banyak orang ingin segalanya berjalan dengan sempurna. Mereka menginginkan bisnis pertama mereka mulai sukses besar.

Berusaha menjadi sempurna akan membunuh banyak mimpi bahkan sebelum kamu memulai.

Rp2,3 miliar dari Teespring itu menakjubkan, tapi itu tidak datang karena semuanya berjalan sempurna.

Saya memikirkan kaos sejak saya bangun tidur sampai saya tidur. Saya benar-benar berhenti membuat game iPhone baru karena setiap kali masuk komputer, saya melakukan sesuatu yang berkaitan dengan menjual kaos. Hal-hal seperti meneliti gagasan, membaca percakapan di grup Facebook untuk dipelajari, mengajukan pertanyaan, merancang desain, menyiapkan iklan Facebook, memantau iklan arus, dan sebagainya.

Apa pun yang ingin Anda capai, Anda harus terobsesi dengan hal itu. Jadi, apa pun yang Anda pilih, masuk semua jika Anda ingin melihat hasilnya. Jangan sampai setengah jalan. Pekerjaan yang Anda masukkan akan menentukan hasil yang Anda dapatkan darinya. Jika Anda melakukan pekerjaan biasa-biasa saja, Anda akan mendapatkan hasil yang biasa-biasa saja.

Dua puluh satu kegagalan. Itu adalah banyak sekali uji coba sebelum saya mendapatkan keuntungan. Setelah itu saya masih gagal. Saya menghabiskan uang di iklan Facebook tanpa melihat apa pun sebagai balasannya. Kurangnya hasil saya dan melihat kesuksesan orang lain membuat frustrasi. Yang lama saya pasti sudah menyerah, ragu bisa melakukan ini.

Saya senang aku tidak berhenti. Jika saya berhenti, saya tidak akan menemukan desain hebat yang menargetkan pemirsa yang tepat, dan untung senilai Rp168 juta hanya dalam satu minggu di bulan Mei.

Sangat mudah untuk menyerah saat segala sesuatunya tidak berjalan dengan benar, tapi terkadang jika Anda terus berusaha melewatinya, Anda akan melihat kesuksesan terbesar Anda di sisi lain. Bagaimana jika Anda menyerah tepat sebelum kesuksesan besar itu? Bagaimana jika Anda satu langkah lagi? Itu akan menjadi perasaan yang mengerikan.

 

Baca Juga: Analisis Bisnis Distro

 

Dengan setidaknya mencoba, saya akan tahu apakah saya menyukai ini atau tidak. Saya tidak akan terus bertanya-tanya apakah itu sesuatu yang saya nikmati.

Begitu banyak orang takut mencoba karena mereka takut gagal. Kegagalan terbesar adalah bahkan tidak mencoba sama sekali.

Jika Anda tidak hebat dengan program Photoshop atau sejenisnya, Anda bisa melakukan outsourcing desain. Pergi ke Fiverr.com dengan cara murah untuk memulai. Kemudian gulirkan lengan baju Anda dan rendam diri Anda ke dalam dunia pemasaran Facebook dan pahami apa yang diinginkan pelanggan.

Saya harap saya menunjukkan kepada Anda apa yang mungkin terjadi.

Tidak banyak batasan untuk apa yang mungkin dengan sumber daya yang kita miliki saat ini. Satu-satunya batasan adalah batasan yang kita tetapkan pada diri kita sendiri.

Jangan membuat alasan yang menghentikan Anda dari mencoba! Anda tidak perlu masuk ke bisnis kaos. Ada banyak cara untuk menghasilkan uang dan benar-benar menikmati melakukannya.

Itulah cerita tentang Benny Hsu, yang berhasil menjadi miliarder hanya dengan jualan kaos secara online, tanpa mengurusi sablonannya, tanpa mengurusi pengiriman, tanpa mengurusi jahitan, dan sebagainya. Dia hanya fokus ke desain, target pembeli, dan iklan Facebook.

Dunia bisnis online memang membuat siapa pun menjadi setara. Siapa pun bisa mencoba banyak hal untuk sukses dengan caranya sendiri.

Gimana, Bro, ingin mengikuti jejaknya?

Demikian pembahasan mengenai cara jualan kaos online. Semoga bisa membantu teman-teman yang ingin sukses berjualan kaos secara online.

 


 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.